Perhitungan Kebutuhan Kapasitas Tampung bagi Rencana Pengembangan Areal Layanan Irigasi dari Bendung Perjaya – Sumatera Selatan dengan Metode Numerik dan “Sequent Peak”

Agung Bagiawan
*

Sari


Pengembangan suatu areal irigasi sangat dipengaruhi oleh ketersediaan air, besarnya kebutuhan air serta ketersediaan sarana infrastruktur. Keseimbangan tata air merupakan kunci apakah dalam rencana pengembangan areal irigasi tersebut dapat direalisasikan dengan kondisi yang ada saat ini karena masih terdapat surplus air, tanpa diperlukannya peningkatan efisiensi dan efektifitas dari bendung yang ada atau terjadi defisit air sehinga masih diperlukan suatu besaran volume air melalui pembuatan waduk dihulunya. Dalam mendukung rencana pengembangan tersebut diperlukan suatu simulasi antara besarnya rencana pengembangan areal irigasi dan air yang tersedia, sehingga untuk setiap alternatif pengembangan areal irigasi dapat diketahui besarnya volume / kapasitas tampungan yang diperlukan untuk memenuhi kebutuhan pengembangan tersebut. Beberapa metode dan perhitungan yang sederhana dapat digunakan untuk dapat mensimulasikan besaran kapasitas tampung suatu waduk di hulu yang diperlukan.


Kata Kunci


irigasi; air; infrastruktur; keseimbangan; kapasitas

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Bertold, T and Gert. AS. 1976. Comparison of Required Reservoir Storage Computed by Thomas Fiering Model and the Karlsruhe Model. Hydrological Sciences Bulletin des Sciences Hydrologiques XX1, 1 3.

Gould BW. 1964. Discussion of Alexander GN, Effect of variability of stream-flow on optimum storage capacity. In: Water resources use and management, proceedings of a symposium held in Canberra. Melbourne: Melbourne University Press; p. 161–64.

Hall H J and HOCKIN D L. 1980. Guide to design of storage ponds for flood control in partly urbanised catchment areas. Technical Note 100. CIRIA, London.

Hurst HE. 1951. Long term storage capacity of reservoirs. Trans Am Soc Civil Eng; 116:770–99.

Keneth. W. Potter. 2007. Sequent Peak Procedure : Minimum Reservoir Capacity Subject to Constraint on Final Storage. Journal of American Water Resources Association, June 2007.

Klemens, V. 1987. `One hundred years of applied storage reservoir theory'. Water Resources Management, 1(3), 159-175.

Loucks DP, Stedinger JR, Haith DA. 1981. Water resources systems planning and analysis. Englewood Cliffs (NJ): Prentice-Hall.

McMahon TA, Adeloye AJ. 2005. Water resources yield. Colorado: Water Resources Publications, LLC.

McMahon TA, Mein RG. 1978. Reservoir capacity and yield. Amsterdam: Elsevier.

McMahon TA, Geoffrey GS, Richard M., Vogel, Muray. 2007. Revisiting Reservoir Storage Yield Relationships using a Global Streamflow Database. ScienceDirect, Elsevier Publication, pp. 1858-1872.

Montaseri M, Adeloye AJ. 1999. Critical period of reservoir systems for planning purposes. J Hydrol;224:115–36.

Phien HN. 1993. Reservoir storage capacity with gamma inflows. J Hydrol; 146:383–9.

Rippl, W. 1983. `The capacity of storage reservoirs for water supply'*.Minutes of proc. 71, 270-278

Subarkah. I. 1980. Hidrolgi untuk Perencanaan Bangunan Air. Bandung, Indonesia.

Triatmodjo.B, 2008. Hidrologi Terapan. Cetakan Pertama, Beta Offset. Yogyakarta.

Vogel RM. 1995. Bolognese RA. Storage–reliability–resistance–yield relations for over-year water supply systems. Water Resourses; 31(3):645–54.

Vogel RM, Lane M, Ravindrian RS, Kirshen P. 1999. Storage reservoir behavior in the United States. J Water Resour Plann Manage, Am Soc Civil Eng; 125(5):90–7.


Statistik Tampilan

Sari : 601 kali
PDF : 8265 kali


DOI: http://dx.doi.org/10.31028/ji.v8.i1.1-14

Hak Cipta (c) 2013 Jurnal Irigasi



Jurnal Irigasi terindeks oleh:

 

Creative Commons License

Jurnal ini di bawah lisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License. Hak Cipta Jurnal Irigasi, didukung oleh OJS.